Weekly Tips : How To Lift Up Your Passion and Make A Crowd

A list of tips you should follow to go deep in this music industry.
by Hydro Koplo
Image by Hydro Koplo

Hydro Koplo or known to be a dynamic dangdut duo shared some of their tiptoes regarding living around the entertainment world. Sabrina and Kritstien remind us about some important stuff to be remembered as we are involved in this particular world. On top of it, Hydro Koplo also spilled their current work for their upcoming single. Please catch up some of our chats for this Weekly Tips Edition.

Lift Up Your Passion and Keep It Alive

Kristien : “Kalo dari aku pribadi, karena sama Sabrina kebetulan sudah deket banget. Jadi kita banyak saling share soal ide-ide. Karena kalo ngomongin passion, passion kita sudah lumayan sama dengan profesi kita sekarang. Jadi lebih perbanyak untuk cari ide kreatif terus aja, gitu.”

Sabrina :  “Kalo aku kenapa bisa berpindah, mungkin pindahnya jauh juga dari motoran ke bidang hiburan, itu awalnya karena covid juga ya. Pada saat itu kan balap nggak ada, motor-motoran juga nggak ada. Jadi kayak, yaudah deh kita coba yang baru. Kebeneran tuh di Bandung, ada salah satu tempat yang baru buka, dan itu kopolan dan karaokean. Nah aku tuh coba kesana, kok lebih asik.”

Sabrina : “Akhirnya aku ketemu sama Kristien. Sebenernya kita udah temenan, cuman pada saat itu Kristien masih main EDM dan RnB gitu. Singkatnya, ya Kristien pada akhirnya terbawa gitu lah atau mulai suka sama koploan atau dangdutan ini. Akhirnya kita sepakat, kita harus stay disini dan bikin sesuatu yang baru dan lebih gitu.”

Kapan Hydro Koplo Resmi Terbentuk?

Kristien : “Kalo officially terbentuknya di bulan Maret. Tapi untuk kita ber-discuss masalah musik, packaging yang akan kita bentuk atau masalah nama, itu kita udah nyari sejak awal tahun ini.”

Sabrina : “Kita nyari nama itu kurang lebih 3 bulan lah.” 


Make Your Persona or Group Branding

Sabrina : “Ya dasarnya, dari awal kita nggak pengen nanggung. Kalo bagus ya bagus sekalian, kalo jelek ya jelek sekalian, nggak boleh nanggung. Yaudah kita mikir, karena kita perempuan berdua gini harus buat sesuatu yang nyentrik. Soal style, misal kita pengen pake kebaya atau pake baju adat apa. Mungkin menurut orang, ini kurang lah, tapi kalo kita pikir, yang kita lakuin ini beda dan keren gitu.”

Kristien  : “Kalo kita sebut, Hydro Koplo ini paguyuban di dua nusantara. Jadi kita tetep pakai fashion si biduannya biar nambah vibe sebagai performer yang bawain dangdut koplo. Jadi ya sebenernya stay true sama branding atau persona yang pengen kita lihatin.”

Kristien : “Dan allhamdullilah, konsep atau tampilan ini sangat mendukung kita waktu manggung. Mudah diterima lah. Karena memang konsep kita seperti itu. Dari fashionnya, pembawaannya juga, aku sama sabrina, kita memang nge-package nya sebagai biduan nusantara yang original, dan sekarang lagi naik lagi.”


Keep Up With The Trend and Stay Motivated

Kristien : “Kalo itu jelas, sebisa mungkin kita tetap mengikuti jaman, mengikuti era musik sekarang juga. Yang dimana tetap akan kita koplo-kan tapi disini aku sebagai dj-nya, pengen tetep ada dangdut murni-nya juga. Jadi emang beberapa remix itu dangdut asli, karena itu balik lagi ke paguyuban biduannya. Jadi konsep biduannya tetep pengen aku angkat banget. Kalo EDM dikoploin masuk ke club udah biasa ya, kita pengennya dangdut yang beneran dangdut bisa masuk ke club. Sepengelaman aku selama 8 tahun berkarir ini, itu agak susah memang. 

Sabrina : “Kan kita juga ada beberapa lagu-lagu Sunda tetep kita bawain. Meskipun kita lagi main di jatim atau jateng, kita tetep bawain lagu asal kita lah, meskipun tidak full ya.  

Kristien : “Kebetulan single pertama kita setelah ini juga bakal release, minta doa nya ya.”

Kristien : “Ini single nya dangdut komersil, ada koplo-nya di liriknya juga. Spill judul aja kali ya, judulnya ‘Pacarku Hilang’.”

Hydro Koplo sebagai sebuah group yang menggambungkan dangdut dan musik modern.

Sabrina : “Iya betul, kurang lebih seperti itu. Kayak waktu ke Surabaya nih kita bingung. Lagu yang lagi rame di Surabaya nih apa. Terus untuk opening kita selalu ganti-ganti. Kayak misal di Jogja, kita opening pake lagu Shaggy Dog. Terus kalo lagi di Bandung, open-nya pake lagu Pidi Baiq. Jadi untuk tiap daerah kita tampil, pasti kita sesuaiin.”

Kristien : “Iya pastilah kita riset dulu sebelum main.”

Sabrina : “Iya betul. Selain lagu modern juga kita sering lagu yang sing-along juga. Kayak ada lagu jaman-jaman 2000-an, ada dangdutannya juga, ada jogetnya juga. Jadi nggak bosen, capek juga kan orang-orang kalo joget terus.”

Kristien : “Kalo kita sih biasanya di intro-in dulu. Sabrina bawa crowd-nya dulu, baru kita playing selanjutnya.”

Sabrina : “Sering juga kayak aku lihat, wah Tien lagu ini nggak pecah, ganti lagu yang lain gitu. Tetep baca crowd lah. Kita udah ada setlist cuma orang-orang kan beda ya. Ada orang yang udah enjoy, ada yang belum. Jadi menyesuaikan kondisi aja lah. Karena kalo misal pecahnya di akhir kan sayang ya, penggennya kita tengah-tengah tuh udah pecah. Yang susah tuh bawa crowd-nya kalo satu tempat itu isinya bapak-bapak.”


Turn Your Passion into Your Profession

Kristien : “Kalo menurut aku, passion itu diikutin aja, tapi kita juga harus tau nih, jalur bisnisnya kemana. Jalur yang bisa membawa kita menghasilkan duit juga. Nggak cuma ide-ide doang. Kalo ide doang tanpa dikerjakan, tanpa ada duitnya, juga buat apa. Ya harus tau lah passion ini jalur bisnisnya kemana. Karena aku pribadi mungkin, temen-temen aku bilang ideologis. Karena sebenernya aku EDM banget, passion aku di situ, di lagu kenceng dan RNB. Terus disaat aku mempertahankan passion aku di musik, diajak untuk di dangdut ini. Aku melihat peluang bisnisnya dan aku masih bisa ngikutin passion aku di musik, ya it’s okay. Karena itu pun bisnis juga.”

Sabrina : “Terus jangan malu juga. Kita nggak istilahnya ada di dunia hiburan. Kalo kita mau kasih hiburan jangan setengah-setengah. Okay mungkin lagunya enak tapi nggak total waktu tampil. Mungkin ada yang bilang unik ada yang bilang kampungan, jadi harus kuat mental. Terus ketika kita memulai sesuatu, harus menjadikan sesuatu juga. Jangan terpancing omongan orang, terus kalian jadi drop.”

Menjaga Networking dan Attitude

Sabrina : “Kalo di dunia hiburan, terutama buat perempuan ya, attitude itu nomer satu. Kalo misalnya kita ke club atau ke tempat hiburan, kita harus tau situasi kondisinya seperti apa. Terus harus bisa jaga pembawaan waktu disana. Apalagi kan, banyak orang yang sedikit tidak sadar. Pada intinya, semua tetap ada batasannya. Ya sebisa mungkin tidak jaim, tetep friendly tapi ya punya batas, kayak yang aku bilang.

Kristien : “Ya bagaimana pun, kita tetap harus bisa menempatkan diri. Dan tentu tetap friendly untuk menjaga networking kita.”


Maintaining Relation Between Co-workers

Kristien : “Kalo kita berdua nih, bertengkar banget gitu nggak pernah ya. Cuma kalo misal lagi perform, atau sedikit miss-com, kayak gitu kan lumrah banget ya. Kayak misal si Sabrina bilang, ‘Lagu ini dong”, terus ternyata aku puternya lagu yang lain, terus si Sabrina ‘gimana si lo’. Hal-hal kayak gitu kan biasa banget ya.”

Sabrina : “Aku juga nggak pernah masuk terlalu dalam ke areanya Kristien, kayak dia dj nya dan dia lebih paham juga. Malah kita kalo habis manggung lebih sering mellow-nya sih sebenernya. 

Kristien : “Dan bersyukurnya kita kalo manggung selalu pecah. Package kita tuh selalu memberika crowd yang packed dan pecah lah, bersyukurnya.”

Kristien : “Ya balik lagi, soal maintence ya pasti dengan jaga komunikasi sebaik mungkin. Kita juga setiap manggung itu pasti ada eval sambil makan bareng team yang lain juga, biar kebangun bonding-nya.”

Written by

Share this article

Stay up to date with our content.

Written by

Share this article

Stay up to date with our content.

COMMENTS

POPULAR STORIES

MORE ON KULTUR EKSTENSIF

Bleach released an EP as a teaser for their upcoming album

EXPLORE THE CULTURE, ENGAGED TO THE SCENE

Kultur Ekstensif is an independent curatorial media that explores in-depth on culture, lifestyle and everything in between. Our editorial content is not influenced by any commissions.